Panitia Sediakan Tim Perakit dari Cannondale

Jawa Pos - 14 Apr 2016

Peserta Tidak Boleh Bawa Pendamping


SURABAYA – Dua hari pembagian jersey dan kelengkapan lain (starter kit) resmi dibuka panitia. Hingga kemarin, 512 dari 937 cyclist peserta Jawa Pos Cycling Bromo 100 KM 2016 telah mengambilnya. Hari ini adalah kesempatan terakhir peserta untuk mengambil starter kit di lantai 5 gedung Graha Pena, Surabaya. Besok pengambilan dialihkan di Hotel Pullman Surabaya City Centre.

Pembagian starter kit di Hotel Pullman akan dipusatkan di Ruang Hiso lantai 2. Panitia bakal stand by penuh di tempat tersebut mulai pukul delapan pagi sampai sembilan malam. "Kami harap peserta pengambil starter kit di hari Jumat tinggal peserta yang mengambil paket tiga," ucap Wisnu Aditya, PIC event Jawa Pos Cycling Bromo 100 KM.

Untuk peserta yang mengambil paket tiga, panitia juga menyiapkan para mekanik dari Cannondale. Mekanik-mekanik tersebut akan membantu peserta merakit sepeda masing-masing. Pusat perakitannya berada di Ruang Hiso. Sebagian besar pendaftar paket tiga memang berasal dari luar kota maupun luar negeri. Paket yang mereka ambil juga termasuk fasilitas menginap tiga hari dan dua malam di Hotel Pullman.

Panitia juga kembali mengingatkan peserta untuk mengenakan seluruh kelengkapan yang telah dibagikan dalam starter kit. Itu semua bertujuan untuk kelancaran acara dan keselamatan peserta. Jika ada yang tidak mengenakan kelengkapan sebagai mana mestinya, road captain berhak mengeluarkan mereka dari rombongan. "Kami akan tegas untuk ini," ucap Wisnu.

Selain soal kelengkapan, panitia menekankan kembali bahwa seluruh peserta tidak boleh membawa pendamping selama acara. Tujuannya demi ketertiban rombongan. Panitia menegaskan tidak memperbolehkan kendaraan pendamping pribadi memasuki area finis di Wonokitri pada hari H, Sabtu 16 April. "Kami siapkan tim penyortir juga nanti," tambah Wisnu.

Di antara 40 peserta asing yang ambil bagian, salah satunya adalah Roland Lustenberger. Saat ini dia telah berada di Jakarta. Pria asal Swiss itu mengaku bakal terbang ke Surabaya pada Jumat sore. Itu menjadi keikutsertaan kedua Lustenberger di ajang sepeda Jawa Pos Cycling.

Tahun lalu pria 70 tahun itu juga ambil bagian di ajang Gran Fondo Jawa Pos East Java 2015. "Saya penasaran dengan tanjakan Bromo. Ini tantangan untuk diri sendiri," ucap Lustenberger saat dihubungi kemarin. (irr/c6/nur)