Rapat dengan Presiden Jadi Segar

Jawa Pos - 23 Aug 2015

IKON: Cyclist Gran Fondo Jawa Pos East Java 2015 melintas di depan Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) di Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, kemarin. Bangunan ini merupakan ikon yang mirip dengan Arc de Triomphe di Paris.

KEDIRI - Senin (24/8) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi harus mengikuti rapat koordinasi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tapi, Tuan Guru Bajang, sapaan akrabnya, tidak ingin melewatkan Gran Fondo Jawa Pos East Java 2015.

"Saya ingin belajar membuat event sepeda terbaik seperti yang diadakan Jawa Pos Cycling di NTB," katanya di Kediri setelah melewati jalur Surabaya-Mojokerto-Pare-Kelud sejauh 183,6 km.

Pejabat 43 tahun itu mengaku terkagum-kagum dengan pengorganisasian acara. Semuanya rapi dan profesional. "Rapat dengan Pak Presiden nanti menjadi segar," celetuk dia, lantas tersenyum.

Dirk Lembens, cyclist asal Jerman yang memulai debut di event Jawa Pos Cycling kemarin, merasa sangat puas. Hari pertama kemarin langsung meninggalkan kesan mendalam. "Saya tercengang. Saya pernah ikut di Singapura tapi tak seperti ini," katanya.

Gubernur Majdi dan Lembens sudah tak sabar untuk memulai perjalanan yang lebih berat hari ini. Rute dari Kediri menuju Telaga Sarangan sejauh 146,4 km akan kian menantang. Sebab, sekitar 5 km menuju finis, tanjakan konstan di sekitar angka 10 persen. Bahkan, ada bagian-bagian yang belasan persen, maksimal 17 persen! (mat/nes/c11/nur)

START: Pelepasan bendera Gran Fondo dilakukan (dari kiri) Direktur MPM Motor Honda Dendy Sean, Direktur Honda Surabaya Center Ang Hoey Tiong, Executive Assistant Manager Hotel Pullman Surabaya City Centre Yoesi Bagus Taruna, Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf, dan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf di Mapolda Jatim.

SERVIS: Cyclist asal Norwegia Einar Larsen mengerang saat dipijat sesampai di Gunung Kelud, Kediri, kemarin.

RILEKS: Para peserta Gran Fondo Jawa Pos East Java 2015 menikmati jamuan makan di taman Balai Kota Kediri. Mereka bersantai setelah menempuh jarak 186,3 km dari Surabaya
SEMANGAT: Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar (melambaikan tangan) berkendara dari Kelud menuju Balai Kota Kediri sepanjang 40 km. Ini adalah debutnya bersepeda pada sebuah event

SUPPORT: Peserta Gran Fondo Ceng Coa mendapatkan dukungan dari ketiga anaknya, Chanella, Mathew, dan Janice, saat keluar dari Pendapa Kabupaten Mojokerto kemarin.

© Copyright 2015 Jawa Pos.
All Rights Reserved