Folk-hero di Amerika, Lebih Kaya ketika Pensiun

Jawa Pos - 13 Oct 2017

IKON: Salah seorang legenda balap sepeda paling kondang di dunia Jens Voigt tiba di Surabaya tadi malam. Besok Pagi Voigt akan gowes bersama 1.300 cyclist di ajang Gran Fondo Jawa Pos Suramadu 2017

SURABAYA - Tamu istimewa Gran Fondo Jawa Pos (GFJP) Suramadu 2017 Jens Voigt telah tiba di Surabaya tadi malam. Mantan bintang balap sepeda profesional yang pernah menjuarai dua etape balapan paling bergengsi Tour de France, satu etape Giro d’Italia, dan memecahkan UCI World Hour Record tersebut mengaku penasaran merasakan sensasi bersepeda melintasi jembatan terpanjang di Indonesia itu.


"Saya sudah mendengar banyak informasi tentang acara ini sebelum datang. Saya akan melewati jembatan cantik dan terpanjang di Indonesia. Ini akan menjadi pengalaman yang baru dan menyenangkan. Apalagi, ini kali pertama saya datang ke Indonesia," kata Jensie, panggilannya, tadi malam saat ditemui Jawa Pos di hotel tempatnya menginap.


Voigt adalah nama besar di ajang sepeda dunia. Dia pensiun pada Agustus 2014 setelah berkarir selama 18 tahun di ajang pro. Tepatnya setelah ajang USA Pro Cycling Challenge 2014. Namun, ternyata kegiatannya setelah pensiun malah makin padat. Dia bertransformasi menjadi selebriti besar dunia balap sepeda.


Voigt merupakan brand ambassador resmi Trek dan juga beberapa produk olahraga papan atas lainnya. Pria asal Jerman berusia 46 tahun itu juga merupakan duta kehormatan eventevent balap sepeda besar seperti Tour of California dan Tour Down Under Australia. Sampai saat ini, dia masih terus berkeliling dunia untuk mengikuti ajangajang sepeda gran fondo.


Bahkan, pada 7 Oktober lalu, sebelum terbang ke Surabaya, Voigt baru menggelar event sepeda ketiganya yang bertajuk The Jensie Gran Dondo of Marin di Marin County, California, Amerika Serikat. Mendapatkan label seperti "authentic", "influencer", dan "organic" membuat pundi-pundi uang Voigt di masa pensiun jauh lebih tebal ketimbang saat aktif menjadi atlet.


"Sekarang saya lebih sibuk dibandingkan ketika menjadi cyclist aktif. Tahun lalu, saya berada jauh dari rumah selama 200 hari," kata Voigt. "Saya menjalani tahun-tahun lebih baik di dunia sepeda dalam hal gaji. Saya bahagia dengan ini semua," imbuhnya.


Salah satu hal fenomenal yang dikenal dari Voigt adalah quotenya yang begitu terkenal, yakni "Shut up legs!" Bahkan, karena kutipan tersebut, Voigt menjadi folk-hero di Amerika Serikat. Meski, di negerinya sendiri, Jerman, dia kalah tenar dibandingkan nama-nama macam Jan Ullrich dan Erik Zabel.


Ucapan "Shut up legs!" muncul dalam sesi wawancara dengan salah satu televisi Denmark pada 2008. Kalimat tersebut dia ucapkan untuk menunjukkan perjuangan yang dia lakukan saat mengayuh sepeda dalam sebuah kejuaraan. "Saat kaki saya mulai kesakitan, saya berkata, " Shut up legs! (Diamlah kaki!)" Lakukan apa yang saya perintahkan kepadamu," ucapnya saat itu.


Tanpa dia sengaja, kalimat tersebut menjadi begitu terkenal di AS. Saat tampil di Tour of California, para penggemar menu- liskan quote itu besar-besar di jalanan sepanjang rute. Para penggemar sepeda AS merasa ucapan Voigt tersebut begitu natural, mampu mewakili perasaan mereka saat bersepeda.


Voigt pun membuat quote itu menjadi identitasnya. Dia menjadikan kutipan tersebut sebagai brand pribadi. Voigt menuliskannya di sepeda yang dia tunggangi pada beberapa event sepanjang 2012. Dia juga memproduksi berbagai merchandise dengan kalimat tersebut.


Sebelumnya, setelah pensiun, Voigt pernah menjadi komentator ajang balap sepeda di televisi NBC. Namun, dia merasa tidak percaya diri di depan kamera karena aksen Jerman yang dia miliki terlalu kental. ”Berbagi ilmu di berbagai negara berbeda selalu menyenangkan. Saya kini punya misi untuk menunjukkan ke banyak orang bahwa olahraga sepeda bisa membuat hidup Anda lebih bahagia sekaligus sehat,” ucapnya.


Arifin Tedja, direktur PT Wahana Inti Utama selaku official distributor Trek untuk Indonesia, menyebut kehadiran Voigt ke tanah air dalam rangka mendekatkan produk mereka kepada para customer.


Sebelum mengikuti GFJP Suramadu besok, pagi ini Voigt bakal bersepeda di ajang Trek Century Ride dari Surabaya menuju Jatijejer, Mojokerto. "Kami harap ke depan bisa makin sering mendatangkan tamu-tamu istimewa seperti Voigt. Agar dunia sepeda Indonesia makin ramai," ucap Arifin. (irr/c17/nur)