Sampai Jumpa di Event Berikutnya

Jawa Pos - 24 Aug 2015

HEBOH: Para peserta Gran Fondo Jawa Pos East Java 2015 disambut tarian Reog Ponorogo di halaman pendopo Kabupaten Nganjuk. Tampak Azrul ananda (Dirut PT Jawa Pos Koran) berfoto bersama Bupati Nganjuk Taufiqurrahman dan Istrinya.

MAGETAN - Gran Fondo Jawa Pos (GFJP) East Java 2015 telah usai. Banyak cerita tersaji dari event bersepeda sejauh 330 km yang ditempuh selama dua hari dari Surabaya sampai Telaga Sarangan itu. Baik dari sisi peserta, masyarakat, maupun pemerintah daerah. Dirut PT Jawa Pos Koran Azrul Ananda mengatakan, GFJP lancar karena kerja sama yang harmonis dari semua pihak. Itu membuktikan bahwa Jawa Timur siap untuk menyelenggarakan event berskala internasional.

Memang masih ada sejumlah kekurangan dan ketidaksiapan infrastruktur seperti kurang bagusnya jalan. Tapi, secara umum, seluruh cyclist sepakat bahwa event itu melebihi ekspektasi mereka. Meski penat, peserta selalu mengumbar senyum, baik di pit stop maupun garis finis. Masyarakat antusias memberikan semangat dari pinggir jalan dengan aneka aksi. Dukungan tersebut memberikan tambahan energi dan pengalaman yang tak terlupakan. Terutama bagi cyclist asing. Yang sukses bukan hanya panitia, pemerintah, kepolisian, dan TNI, tetapi juga masyarakat Jatim secara umum. Sampai berjumpa lagi di event berikutnya! (mat/ano/c11/nur)


MENANG: Cyclist Singapura Susan Tan finis di Sarangan kemarin. Dia menjadi pemenang Queen of the Mountains kategori perempuan.

BERGEMBIRA: Cyclist Republik Irlandia Brian Gebruers (kiri) dan Einar Larsen Cyclist (Norwegia) menari tradisional bersama penari lokal di di Balai Kota Nganjuk.

BAKAR SATE: Cyclist Belgia Dietmar Dutilleux menyerahkan sate buatannya kepada Bupati Magetan Sumantri Noto Adinagoro dan Dirut PT Jawa Pos Koran Azrul Ananda saat finis di Sarangan.

ASYIK: Cyclist bersantai menggunakan boat di area Telaga Sarangan. Mereka melepaskan lelah pasca menempuh Jarak 330 KM dari Surabaya menuju Sarangan.

© Copyright 2015 Jawa Pos.
All Rights Reserved